oleh

Ekonomi Maluku Tumbuh Positif, Pemprov Apresiasi Tim Ekonomi dan Pelaku Usaha

AMBON, BABETO.ID – Pemerintah Provinsi Maluku mengapresiasi kinerja Tim Ekonomi Daerah serta seluruh pemangku kepentingan yang dinilai berhasil menjaga stabilitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah di tengah tekanan fiskal.

Juru Bicara Pemerintah Provinsi Maluku, Kasrul Selang, mengatakan berdasarkan rilis resmi Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku pada 5 Agustus 2026, kondisi perekonomian Maluku menunjukkan tren positif.

Selain pertumbuhan ekonomi, BPS juga merilis sejumlah indikator terkait ketenagakerjaan, kemiskinan, dan tingkat ketimpangan pengeluaran.

Kasrul menjelaskan, sebelumnya pada 1 Agustus 2026, BPS juga mencatat inflasi Maluku tetap terkendali pada angka 2,75 persen. Kondisi tersebut menunjukkan stabilitas harga di daerah masih terjaga.

“Pertumbuhan ekonomi Maluku menunjukkan perkembangan yang baik. Secara c-to-c (cumulative-to-cumulative), ekonomi tumbuh 5,20 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu,” ujar Kasrul.

Ia merinci, ekonomi Maluku pada triwulan II 2026 dibandingkan triwulan I 2026 tumbuh sekitar 1,11 persen. Sementara secara year-on-year (y-on-y) mencapai 5,30 persen, sedangkan pertumbuhan semester I 2026 terhadap semester I 2025 tercatat sebesar 5,24 persen.

Menurut Kasrul, capaian tersebut menjadi kabar positif karena pertumbuhan ekonomi mampu tetap terjaga di tengah kondisi fiskal yang penuh tantangan.

Atas capaian tersebut, Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, Wakil Gubernur Maluku, dan Sekretaris Daerah menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berkontribusi menjaga iklim ekonomi daerah tetap kondusif.

Apresiasi tersebut diberikan kepada Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan, Bea Cukai, Tim Ekspor Daerah, para pelaku usaha, serta seluruh masyarakat Maluku.

“Pemerintah berharap sinergi ini terus dipertahankan sehingga kinerja ekonomi Maluku semakin kuat dan memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat,” kata Kasrul.

Ia menambahkan, sejumlah faktor turut memengaruhi dinamika ekonomi Maluku yang tercatat dalam data BPS. Di antaranya penyelenggaraan MTQ Provinsi Maluku, peningkatan nilai ekspor, program diskon tiket Pelni, penyesuaian harga BBM bersubsidi, serta berbagai aktivitas ekonomi masyarakat dalam beberapa bulan terakhir.

Pemerintah Provinsi Maluku optimistis tren pertumbuhan ekonomi yang positif tersebut dapat terus dipertahankan melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.

Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkuat perekonomian daerah sekaligus mendorong pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Maluku.***

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *