PAPUA, BABETO.ID – Sejumlah kantor pemerintahan di Kabupaten Puncak, Papua Tengah, dibakar massa pada Selasa (11/8/2026). Aksi tersebut diduga dipicu kekecewaan masyarakat terhadap penyaluran Dana Kampung Tahap I tahun 2026 yang disebut belum cair dan mengalami pemotongan.
Dilansir pada Rabu (12/8/2026) dari akun Facebook Rumatoras Manteul yang diposting di New Pilar SBT, aksi pembakaran tersebut menjadi perhatian publik.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, ratusan warga sebelumnya mendatangi Bank Papua untuk menerima penyaluran dana kampung. Namun hingga sore hari, dana yang ditunggu masyarakat disebut belum diterima.
Massa kemudian bergerak menuju Kantor Pemberdayaan Masyarakat Kampung (PMK). Di lokasi tersebut, masyarakat ditemui Bupati Puncak Elvis Tabuni untuk berdialog mengenai persoalan penyaluran dana kampung.
Namun, dialog tersebut tidak membuat massa puas. Massa kemudian melakukan pembakaran terhadap sejumlah fasilitas pemerintahan.
Kantor yang dilaporkan menjadi sasaran antara lain Kantor Bupati Puncak, Kantor DPRD, Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kantor Kesbangpol, Kantor Dinas Sosial, serta Kantor Keuangan. Satu unit kendaraan yang berada di halaman Kantor Bupati juga dilaporkan ikut terbakar.
Kapolres Puncak AKBP Domingos Ximenes membenarkan adanya aksi pembakaran tersebut. Polisi bersama personel Satgas Operasi Damai Cartenz kemudian dikerahkan untuk mengendalikan situasi dan mengimbau massa membubarkan diri.
Peristiwa ini menunjukkan besarnya kekecewaan masyarakat terhadap persoalan penyaluran Dana Kampung yang menjadi salah satu sumber pembiayaan pembangunan dan pelayanan di tingkat kampung.
Hingga berita ini ditulis, persoalan terkait dugaan pemotongan dan keterlambatan pencairan Dana Kampung tersebut masih menjadi perhatian dan perlu mendapatkan penjelasan resmi dari pihak terkait.***














Komentar