oleh

Bulog Lampaui Target Pengadaan Beras 2026, Tembus 4,11 Juta Ton

-Berita, Ekonomi-41 Dilihat

AMBON, BABETO.ID – Perum Bulog mencatat pengadaan gabah dan beras dari produksi dalam negeri mencapai 4.115.014 ton setara beras hingga 8 Oktober 2026. Capaian tersebut setara 102,88 persen dari target pemerintah sebesar 4 juta ton sekaligus melampaui rekor pengadaan sebelumnya.

Wakil Direktur Utama Perum Bulog, Marga Taufiq, menyampaikan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja sama Bulog dengan petani, mitra penggilingan, pemerintah, serta berbagai pihak yang terlibat dalam sektor pangan.

Hal itu disampaikan dalam kegiatan syukuran pencapaian pengadaan beras yang berlangsung bersama Komisi IV DPR RI di Kompleks Pergudangan Bulog Nusaniwe, Ambon, Maluku, Jumat (9/10/2026).

Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Soeharto, turut mengapresiasi pencapaian Bulog dalam meningkatkan penyerapan hasil produksi pertanian dalam negeri.

Ia menegaskan, peningkatan pengadaan harus diimbangi dengan pengelolaan stok dan distribusi yang merata, terutama bagi wilayah kepulauan.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan Komisi IV DPR RI juga memeriksa persediaan beras di Kompleks Pergudangan Bulog Nusaniwe.

Stok beras yang dikelola Bulog Kantor Wilayah Maluku dan Maluku Utara tercatat sebanyak 24.400 ton untuk mendukung ketersediaan pasokan pangan di kedua provinsi.

Capaian pengadaan pada 2026 meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2025, Bulog mencatat pengadaan sebesar 3.191.969 ton setara beras, sedangkan rekor sebelumnya pada 2012 mencapai sekitar 3,65 juta ton.

Peningkatan tersebut didukung optimalisasi penyerapan hasil panen, penguatan kerja sama dengan petani dan mitra penggilingan, serta kesiapan fasilitas penyimpanan di berbagai wilayah.

Pengadaan beras dalam negeri menjadi bagian penting dalam memperkuat Cadangan Beras Pemerintah (CBP).

Cadangan tersebut dimanfaatkan untuk mendukung stabilisasi pasokan dan harga pangan melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), serta penyaluran bantuan pangan kepada masyarakat.

Selain syukuran, Bulog juga melaksanakan kegiatan sosial berupa pembagian paket sembako kepada pekerja perempuan, perlengkapan sekolah bagi anak-anak yatim, serta bantuan pompa air untuk mendukung kebutuhan sarana dan prasarana rumah ibadah, baik masjid maupun gereja.

Dengan realisasi pengadaan yang melampaui target, Bulog terus memperkuat penyerapan hasil produksi petani dan menjaga ketersediaan cadangan beras pemerintah.

Ke depan, pengelolaan gudang dan distribusi yang efektif tetap menjadi faktor penting agar ketersediaan beras dapat menjangkau masyarakat secara merata, termasuk di wilayah kepulauan Maluku.***

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *