AMBON, BABETO.ID – Program Beasiswa Australia Awards kembali membuka peluang bagi masyarakat Indonesia yang ingin melanjutkan studi jenjang Master maupun PhD di Australia.
Melalui program ini, peserta berkesempatan menempuh pendidikan di berbagai universitas ternama di Australia dengan dukungan pembiayaan penuh, sekaligus memperluas jejaring internasional dan meningkatkan kapasitas diri untuk berkontribusi bagi pembangunan daerah setelah menyelesaikan studi.
Untuk memberikan pemahaman menyeluruh terkait manfaat, kriteria, serta proses pendaftaran, akan digelar Sesi Informasi Beasiswa Australia Awards secara daring dan gratis pada, Kamis, 05 Maret 2026, pukul 14.00 – 16.00 WIB, melali Zoom ID : 873 3064 9074, dengan Passcode: @infoETP3.
Sesi ini akan menghadirkan Patricia Rachel Mahubessy, alumni The University of Western Australia, yang akan berbagi pengalaman studi serta tips praktis bagi calon pelamar.
Alumni Australia Awards asal Maluku, Theofransus Litaay, Ph.D, juga mendorong generasi muda Maluku untuk memanfaatkan peluang tersebut.
Alumni program Doctor of Philosophy dari Charles Darwin University ini menyebutkan bahwa beasiswa Australia Awards selama ini memprioritaskan kawasan timur Indonesia dan kaum perempuan, namun jumlah pelamar dari wilayah tersebut masih terbatas.
Pendiri MAKE (Maluku Knowledge Exchange) itu berharap semakin banyak anak muda Maluku berani mengambil kesempatan untuk meningkatkan kualitas diri melalui pendidikan tinggi di luar negeri.
“Kesempatan ini terbuka luas, khususnya bagi kawasan timur Indonesia. Generasi muda Maluku harus memanfaatkannya secara optimal untuk masa depan daerah,” ujarnya.
Informasi lebih lanjut terkait program dan persyaratan dapat diakses melalui laman resmi Australia Awards Indonesia.***










Komentar