oleh

11 DPC Kompak, Hendrik Lewerissa Dipercaya Pimpin HKTI Maluku

-Berita, Sosial-38 Dilihat

AMBON, BABETO.ID – Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa dipercaya memimpin Dewan Pimpinan Daerah Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (DPD HKTI) Provinsi Maluku untuk masa bakti 2026-2031.

Kepercayaan tersebut diberikan melalui Musyawarah Daerah (Musda) HKTI Maluku yang digelar di lantai VII Kantor Gubernur Maluku, Minggu (20/9/2026).

Dalam forum tersebut, 11 DPC HKTI dari kabupaten/kota di Maluku disebut menyepakati Hendrik Lewerissa sebagai ketua DPD HKTI Maluku periode lima tahun ke depan.

Musda mengangkat tema “Petani Makmur, Petani Maju, Indonesia Sejahtera” dan menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus memperkuat arah perjuangan HKTI di Maluku.

Wakil Sekretaris Jenderal DPN HKTI Bidang Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK), Angga Hermanda, mengatakan proses Musda berjalan dengan kesepakatan untuk memberikan mandat kepemimpinan kepada Hendrik Lewerissa.

Menurutnya, Hendrik selanjutnya akan menjalani proses pelantikan sebagai Ketua DPD HKTI Maluku. Pelantikan dijadwalkan dilakukan Ketua Umum DPN HKTI yang juga Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono.

Angga menyebut Maluku memiliki potensi besar pada sektor pertanian dan perkebunan. Posisi Maluku sebagai daerah kepulauan dengan sejarah panjang sebagai wilayah penghasil rempah menjadi salah satu modal yang perlu dikembangkan.

Karena itu, HKTI mendorong agar potensi komoditas pertanian Maluku tidak hanya berhenti pada produksi bahan mentah, tetapi dikembangkan melalui proses hilirisasi sehingga memberikan nilai tambah bagi petani.

Komoditas seperti pala, cengkeh dan kopi menjadi sejumlah hasil perkebunan yang dinilai memiliki peluang untuk dikembangkan lebih lanjut.

Angga juga menyinggung perkembangan Nilai Tukar Petani (NTP) Maluku. Ia menyebut NTP pada Agustus 2026 berada di angka 129,19 dan mengklaim angka tersebut menjadi yang tertinggi dalam 34 tahun terakhir.

Dengan kepemimpinan baru, HKTI diharapkan semakin aktif menjalankan fungsi sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong penguatan sektor pangan.

Sasaran pengembangan tidak hanya petani, tetapi juga peternak, nelayan, pembudidaya ikan dan pelaku produksi pangan skala kecil.

Sementara itu, Ketua Harian DPD HKTI Maluku, Prof. August Ernest Pattiselano, menekankan pentingnya membangun kerja sama yang kuat antara organisasi petani dan pemerintah daerah.

Menurutnya, sejumlah agenda pemerintah daerah di sektor pangan dapat diperkuat melalui sinergi dengan HKTI. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat membantu mempercepat pencapaian program pembangunan pangan di Maluku.

August yang juga Dekan Fakultas Pertanian Universitas Pattimura (Unpatti) mengatakan HKTI akan mengambil bagian dalam mendukung program pemerintah, termasuk agenda pembangunan yang berkaitan dengan sektor pertanian dan pangan.

Dengan terpilihnya Hendrik Lewerissa, HKTI Maluku memasuki periode kepemimpinan baru dengan agenda memperkuat organisasi, mengembangkan potensi komoditas unggulan daerah serta mendorong peningkatan kesejahteraan pelaku sektor pertanian dan pangan.***

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *