AMBON, BABETO.ID – Pemuda Muhammadiyah Maluku apresiasi perjuangan Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa atas Reformasi Fiskal Nasional dan Dana Bagi Hasil (DBH) dalam rapat gabungan Komite IV dan Komite I DPD RI.
“Gubernur kita ini luar biasa, kami sangat bangga dengan perjuangan dan cintanya kepada Maluku,” kata Ketua Bidang Politik dan Kebijakan Publik, Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Maluku, Wandri Makassa, pada Rabu (21/1/2026).
Ia menambahkan kalau tidak ada Gubernur seberani Hendrik Lewerissa dan sepintar beliau yang mampu berbicara lantang tentang kepentingan daerah-daerah.
“Banyak gubernur hanya pencitraan, namun pak Hendrik bekerja nyata. Ia buktikan bahwa jiwa raganya untuk kepentingan masyarakat daerah,” ujar Wandri.
Wandri mengatakan bahwa desakan seperti reformulasi Dana Alokasi Umum (DAU) yang lebih mempertimbangkan luas wilayah laut dan karakteristik provinsi kepulauan.
Gubernur sangat jeli melihat arah pembangunan nasional dimana perlu diselaraskan kembali agar tidak bersifat sentralistik dan top-down, melainkan dibangun atas kemitraan simetris antara pemerintah pusat dan daerah.
“Gubernur sebagai wakil pemerintah pusat di daerah sekaligus koordinator pembangunan lintas kabupaten/kota kerap menghadapi keterbatasan ruang gerak akibat regulasi anggaran yang terlalu kaku,” ungkap Wandri.
Gubernur Hendrin juga mendorong peningkatan porsi Dana Bagi Hasil (DBH), termasuk peninjauan kembali skema bagi hasil pada sektor-sektor baru seperti ekonomi hijau dan hilirisasi.
“Ini sangat baik untuk Maluku, kami siap mengawal semua perjuangan Gubernur Hendrik, kalau pun pusat tidak melihat ini, Pemuda Muhammadiyah Maluku siap konsolidasi besar-besar untuk melakukan aksi boikot semua fasilitas kepentingan pusat yang ada di Maluku,” tegasnya.***








Komentar