oleh

Nelayan Asal Desa Titawaai Terseret Ombak dalam pencarian Tim SAR Gabungan

AMBON, BABETO.ID – Hena Watile Tomasoa (60) nelayan asal Desa Titawaai, Kecamatan Nusalaut, Kabupaten Maluku Tengah diduga terseret ombak dan tenggelam di sekitar perairan Desa Titawaai, pada Sabtu, (17/01/2026).

Informasi yang diterima Comm Centre Basarnas Ambon pada Minggu, 18 Januari sekitar Pukul 09.40 WIT dari Babinsa Desa Titawai dilaporkan korban pergi mencari ikan menggunakan jaring di pesisir Pantai Desa Titawaai sekitar pukul 04.00 WIT.  Namun,  hingga terbitnya matahari korban tak kunjung kembali.

Upaya pencarian korban oleh masyarakat setempat pun sudah dilaksanakan, namun tidak menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Usai menerima informasi tersebut, pukul 09.59 WIT Basarnas Ambon mengerahkan satu unit Rigit Buoyancy Boat (RBB) menuju lokasi kejadian pada koordinat 3°40’54.38″S-128°45’35.87″E, jarak -+ 54 Nautical Mile, dan Heading 94° arah Timur dari Dermaga BRIN Ambon.

Pencarian korban hingga sore hari menempuh jarak -+ 10 Nautical Mile arah Utara dari lokasi kejadian awal namun belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Tim Rescue Basarnas Ambon menghentikan sementara ops pencarian dan akan dilanjutkan pada ops sar hari kedua besok, Senin, 19 Januari.

Unsur yang terlibat, Basarnas 5 orang
Babinsa Titawaai 1 orang, masyarakat setempat  10 orang. Alut dan Palsar, RBB 1 Unit, Longboat Masyarakat 4 Unit, Alat Selam 2 Set.***

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *