Di Tengah Tudingan, Hendrik Lewerissa Tunjukkan Kerja Nyata Bangun Maluku
AMBON, BABETO.ID – Di tengah polemik tudingan “menipu rakyat” yang dilontarkan Wakil Gubernur Abdullah Vanath, Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa justru menunjukkan capaian kerja nyata dalam membenahi daerah.
Sejak awal menjabat, Lewerissa dihadapkan pada kondisi keuangan daerah yang berat, termasuk beban utang lebih dari Rp700 miliar serta pemangkasan dana transfer pusat hingga ratusan miliar rupiah. Meski begitu, langkah pembenahan tetap dijalankan.
Ia bahkan mengambil sikap berbeda dengan menolak penggunaan APBD untuk kebutuhan seremonial, termasuk biaya pelantikan dan pengadaan kendaraan dinas baru, yang dialihkan untuk kepentingan publik.
Di sektor infrastruktur, sejumlah ruas jalan yang sebelumnya terbengkalai mulai diperbaiki, seperti di Saparua dan Nusalaut. Sementara di bidang sosial, program “Manggurebe Bikin Bae Rumah” (MBBR) ditargetkan membangun 5.000 rumah layak huni hingga 2030.
Selain itu, pemerintah provinsi juga berhasil menarik dukungan pusat, termasuk pembangunan rumah sakit, bantuan pertanian, hingga proyek strategis seperti Maluku Integrated Port (MIP) dan pengembangan Blok Marsela.
Proyek-proyek tersebut diproyeksikan mendorong pertumbuhan ekonomi serta menekan angka kemiskinan dan pengangguran di Maluku.
Di tengah dinamika politik yang berkembang, capaian tersebut menjadi indikator bahwa pembangunan tetap berjalan. Pemerintah daerah pun mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga stabilitas agar investasi dan kemajuan daerah terus berlanjut.***








Komentar