oleh

Lupa Daratan? Lima Wakil Rakyat Maluku Dapil SBB Tak Hadiri Dialog MIP

-Berita-16 Dilihat

AMBON, BABETO.ID – Ketidakhadiran lima anggota DPRD Provinsi Maluku dari daerah pemilihan Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) dalam forum Dialog Maluku Integrated Port (MIP) yang digelar di Graha Ambon Ekspres, Ambon, Rabu (4/3/2026), menuai sorotan dari kalangan pemuda.

Absennya para wakil rakyat dalam forum yang membahas isu strategis daerah itu bahkan memunculkan anggapan bahwa para legislator mulai “lupa daratan?”, istilah yang sering digunakan masyarakat untuk menggambarkan sikap pejabat yang dinilai mulai menjauh dari kepentingan daerah dan rakyat yang mereka wakili.

Ketua OKK DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) SBB, Farham Suneth, menyayangkan sikap tersebut. Ia menilai forum dialog itu merupakan ruang penting bagi wakil rakyat untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat terkait proyek MIP.

“Kami sangat menyesalkan ketidakhadiran lima anggota DPRD Provinsi dapil SBB dalam forum ini. Publik tentu bertanya-tanya apakah para wakil rakyat sudah mulai lupa daratan terhadap daerah yang mereka wakili,” ujar Farham.

Menurutnya, panitia telah menyiapkan panggung dialog secara terbuka dan melayangkan undangan resmi kepada para legislator. Namun hingga kegiatan berlangsung, tidak satu pun yang hadir.

“Panggung sudah kami siapkan dan undangan sudah kami sampaikan. Tapi tidak ada yang datang. Jangan sampai wakil rakyat hanya muncul ketika momentum politik,” tegasnya.

Farham berharap para wakil rakyat lebih responsif terhadap forum publik yang membahas kepentingan masyarakat, terutama terkait proyek MIP yang dinilai berdampak langsung bagi masa depan pembangunan di SBB.

Sampai berita ini berhasil diturunkan, para legislatif dimaksud belum dapat dikonfirmasi. Redaksi akan terus membuka ruang klarifikasi.***

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *