IRAN, BABETO.ID – Parlemen Iran mendorong pemerintah untuk menutup Selat Hormuz sebagai respons atas tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dalam eskalasi konflik yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel, pada Sabtu (28/2/2026).
Dilansir pada Senin (2/3/2026) dari postingan akun TikTok @xxziii19, permintaan tersebut langsung disetujui dan secara resmi Iran menutup Selat Hormuz, yang merupakan jalur utama distribusi minyak dunia.
“Penutupan ini dapat mengguncang pasar energi dan memicu gejolak ekonomi di dunia,” tulis akun tersebut.
Ia menambahkan bahwa ini merupakan berita paling mengejutkan yang membuat banyak pihak panik.
Menurutnya, ini bukan berita biasa karena Selat Hormuz adalah nadi utama minyak dunia. Jika jalur ini lumpuh, dunia bisa mengalami krisis energi besar.***








Komentar