AMBON, BABETO.ID – Hendrik Lewerissa menghadiri acara Buka Puasa Bersama 1447 Hijriah/2026 Masehi yang diselenggarakan oleh Organisasi Wanita Islam Provinsi Maluku di Gedung PKK Provinsi Maluku, Ambon, pada Selasa (17/3/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Ramadhan Menguatkan Silaturahmi dan Kepedulian Sosial” tersebut juga dirangkaikan dengan pemberian santunan kepada para janda dan anak yatim.
Dalam sambutannya, Gubernur Maluku menyampaikan rasa bahagia sekaligus apresiasi kepada keluarga besar Wanita Islam Provinsi Maluku yang telah menginisiasi kegiatan penuh makna tersebut.
Menurutnya, momentum Ramadhan tidak hanya dimaknai sebagai ritual ibadah semata, tetapi juga menjadi sarana spiritual untuk mempererat tali kasih sayang dan memperkuat silaturahmi antar sesama.
“Ramadhan mengajarkan kita untuk memperkuat iman sekaligus menumbuhkan rasa empati terhadap saudara-saudara kita yang membutuhkan perhatian,” ujar Lewerissa.
Ia juga menyoroti peran penting perempuan dalam organisasi kemasyarakatan sebagai pilar dalam membangun nilai kebersamaan serta memperkuat kehidupan sosial di tengah masyarakat.
Kehadiran para janda dan anak yatim dalam kegiatan tersebut, kata Gubernur, menjadi wujud nyata kepedulian pemerintah bersama organisasi kemasyarakatan dalam memberikan dukungan moral serta penguatan semangat bagi mereka dalam menjalani kehidupan.
“Marilah kita menjadikan momentum Ramadhan ini untuk memperbanyak amal kebaikan, mempererat persaudaraan, serta bersama-sama membangun Maluku yang lebih harmonis, penuh kepedulian, dan sejahtera,” kata Lewerissa.
Acara tersebut turut dihadiri jajaran Forkopimda Provinsi Maluku, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Maluku, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah, serta sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat.
Menutup sambutannya, Gubernur atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Maluku menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa serta selamat menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Maluku.***








Komentar