oleh

Dalam Paparan Materi BAM Pemuda Muhammadiyah, Tawaulu Sebut Ada Lima Pilar Ciri Utama Islam Berkemajuan

-Berita-132 Dilihat

AMBON, BABETO.ID – Sekertaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Ambon menyebut ada lima Pilar dan Ciri-ciri Utama Islam Berkemajuan yang Pertama, Berlandaskan Tauhid (al-Mabni ala al-Toutid) Keyakinan pada keesaan Allah yang membebaskan dan mencerahkan, bukan sekadar perdebatan teologis.

Kedua, Bersumber pada Al-Qur’an dan Sunnah (al-Ruju la al-Quran wa al Sunnch): Menjadikan keduanya sebagai pedoman utama, tetapi tidak tekstual, mengedepankan pemahaman yang kontekstual.

Ketiga,Menghidupkan Ijihad dan Tajdid (ihya al-had wa al-Tajdid): pintu ijtihad terbuka mendorong pembaruan (tajdid) dan pemikiran kritis untuk menjawab tantangan zaman.

Keempat, Mengembangkan Wasathiyah (Tanmiyat al-Wasathiyah): Sikap moderat seimbang dan toleran dalam beragama menghindari ekstremisme.

Kelima, Mewujudkan Rahmat bagi Seluruh Alam (Tangiq al-Rahman al-Alamin): sam sebagai agama kasih sayang.

Hal ini disampaikan Ustad Abdul Karim Tawaulu, M.Pd dalam paparan materinya dalam kegiatan Baitul Arqom Madya (BAM) Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Maluku, di Hotel Lie Green, Jln Samratulangi Ambon, Minggu (11/01/2026).

Kata Tawaulu, Isu dan Tantangan Keumatan yakini
tantangan era digital sekarang (kesalehan digital etika algoritma), penguatan moderasi beragama (wasathiyah Islam), isu sosial ekonomi (ekonomi syariah, filantropi, keadilan sosial) masyarakat tertindas, isu pendidikan (integrasi ilmu agama dan umum), serta persoalan kebangsaan (persatuan umat penataan ruang publik, kesetaraan gender, lingkungan hidup. hingga reformasi tata kelola pemerintahan dan pemilu) yang dihadapi umat Islam saat ini, memerlukan respons keagamaan yang relevan dan mencerahkan.

Lalu apa yang mesti dilakukan? Kata dia, Pertama, membangun kesadaran kolektif. Kedua, mengatasi regementasi agama. Ketiga, integrasi keilmuan. Keempat Penguatan filantropi. Kelima, Peran civil society, dan Keenam, memperkuat persatuan umum (maslahtul amm).

Lebih lanjut Tawaulu, Dakwah Sosial dan Kemanusiaan menggerakkan program berbasis komunitas.
Menjadi agen perubahan sosial dengan kepekaan terhadap isu umat, keadilan, dan kemanusiaan, mengedepankan isu lingkungan, mitigasi perubahan iklim, dan advokasi kebijakan publik.

Penguatan Kaderisasi dan Literasi; Menjadi role model mubaligh yang mencerahkan. memberdayakan, dan menggembirakan umat.

Meningkatkan literasi (pemahaman agama dan ilmu pengetahuan) melalui kajian mendalam dan kebiasaan membaca buku berkualitas.

Membangun jaringan sosial yang luas dengan berbagai elemen masyarakat.

Dakwah Akademik dan Intelektual: Mempromosikan pemahaman Islam yang moderat, seimbang, dan berkemajuan. Menjadi kader bangsa yang kuat. menjaga nilai-nilai kebangsaan dan kejuangan.***

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *