AMBON, BABETO.ID – Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), H. Sudaryono, yang juga Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), mengungkapkan bahwa Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa sudah lebih dahulu mengenal dan dekat dengan Presiden Prabowo Subianto, jauh sebelum dirinya mengenal Prabowo.
Pernyataan tersebut disampaikan Sudaryono saat menghadiri agenda pelantikan kepengurusan HKTI Maluku pada Minggu (20/9/2026).
Dalam kesempatan itu, Sudaryono menyebut Hendrik Lewerissa sebagai senior sekaligus panutannya. Ia juga menyampaikan permohonan maaf karena dalam kesempatan tersebut dirinya justru mendapat tugas melantik Hendrik sebagai bagian dari kepengurusan HKTI.
“Bapa gubernur ini senior saya, tapi saya minta maaf kali ini saya yang melantik bapa, karena diperintahkan Pak Prabowo. Ini semua arahan Bapak Presiden,” kata Sudaryono.
Sudaryono menegaskan, pelantikan tersebut tidak mengurangi rasa hormatnya kepada Hendrik Lewerissa yang disebutnya sebagai sosok senior yang lebih dahulu memiliki kedekatan dengan Prabowo.
“Ini hanya takdir yang membawa kita semua ke sini. Pak Hendrik ini sebagai senior saya, sebagai panutan, yang jauh sebelum saya mengenal Pak Prabowo, beliau sudah mendampingi Pak Prabowo, Presiden kita,” ungkapnya.
Pernyataan Sudaryono tersebut sekaligus menggambarkan hubungan panjang Hendrik Lewerissa dengan Prabowo Subianto sebelum dirinya dipercaya menduduki jabatan sebagai Gubernur Maluku.
Kedekatan dan pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan Hendrik dalam dunia politik nasional hingga kemudian memimpin Provinsi Maluku.***








Komentar