SBB, BABETO.ID – Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa menunjukkan komitmennya untuk tetap hadir di tengah masyarakat. Usai menghadiri pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI di Kota Semarang, Jawa Tengah, Hendrik langsung bertolak menuju Kecamatan Taniwel, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), untuk melihat langsung kondisi masyarakat yang terdampak konflik.
Langkah tersebut menjadi perhatian karena Gubernur Hendrik harus menjalani agenda pemerintahan yang cukup padat, namun tetap menyempatkan diri turun langsung menemui masyarakat yang sedang menghadapi situasi sulit.
“Bapa dari Semarang hadiri MTQ Nasional langsung ke Taniwel, ini belum istirahat,” kata salah satu ajudan yang meminta namanya tidak disebutkan, Senin (14/9/2026).
Setibanya di Taniwel, Gubernur Hendrik kemudian bertemu dengan masyarakat Negeri Patahuwe. Dalam pertemuan tersebut, ia menyampaikan pesan agar seluruh pihak dapat menahan diri dan bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif.
Hendrik juga menyampaikan harapannya agar masyarakat yang terdampak konflik dapat segera pulih dan kembali menjalani kehidupan secara normal.
“Kami tidak ingin situasi seperti ini terjadi. Saya harap semua dapat berakhir dengan cepat,” kata Hendrik sambil mengusap air matanya.
Kehadiran langsung Gubernur di tengah masyarakat menunjukkan bahwa penanganan persoalan kemanusiaan menjadi perhatian penting Pemerintah Provinsi Maluku.
Di tengah padatnya agenda di luar daerah, Hendrik memilih untuk segera kembali dan melihat kondisi masyarakat secara langsung. Sikap tersebut dinilai mencerminkan kepedulian seorang pemimpin yang tidak hanya bekerja dari balik meja, tetapi berupaya hadir ketika masyarakat membutuhkan perhatian dan dukungan pemerintah.***








Komentar