BOGOR, BABETO.ID – Aliansi Laskar Mahasiswa Bogor Beriman (ALMBB) menggelar aksi di kawasan Amsterdam Blok A, Sentul, Kabupaten Bogor, untuk menyampaikan tuntutan terkait keberadaan panti pijat yang mereka nilai bermasalah dan diduga beroperasi tanpa izin.
Dalam aksi tersebut, massa mengaku tidak mendapat respons langsung dari pihak pengelola maupun pejabat berwenang di lokasi. Karena itu, ALMBB kemudian melanjutkan aksi ke Pendopo Bupati Bogor.
Di Pendopo Bupati Bogor, perwakilan ALMBB diterima Kasatpol PP Kabupaten Bogor, Cecep Imam. Dalam pertemuan tersebut, ALMBB menyampaikan tuntutan agar aktivitas panti pijat di Amsterdam Blok A ditindak dan ditutup dalam waktu tiga hari.
Koordinator penanggung jawab aksi, Raden Ahmad Fais, mengatakan pihaknya akan terus mengawal persoalan tersebut hingga ada tindakan konkret dari pemerintah daerah.
“Kami sudah berusaha menyampaikan aspirasi langsung di lokasi, namun tidak ada yang menemui. Karena itu kami datang ke sini. Saya akan terus mengawal persoalan ini sampai ada tindakan nyata dan tempat tersebut benar-benar ditutup,” tegas pada Sabtu, (12/09/2026).
ALMBB menilai keberadaan tempat tersebut telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat dan meminta pemerintah daerah melakukan pemeriksaan terhadap legalitas serta aktivitas usaha tersebut sesuai ketentuan yang berlaku.
Sementara itu, pihak Satpol PP Kabupaten Bogor menyatakan akan melakukan verifikasi lapangan dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menindaklanjuti aspirasi yang disampaikan ALMBB.
ALMBB menegaskan, apabila dalam waktu tiga hari belum ada tindakan konkret, mereka siap kembali menggelar aksi dengan jumlah massa yang lebih besar.
Aksi di Pendopo Bupati Bogor berlangsung secara damai dan tertib. Massa menyampaikan aspirasi tanpa mengganggu aktivitas pemerintahan maupun masyarakat sekitar.(han).***








Komentar