AMBON, BABETO.ID – Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa turun langsung memantau pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH) di kawasan Mangga Dua, Kota Ambon.
Dilansir pada Rabu, 2 September 2026, dari akun TikTok DPKP Promal, kunjungan tersebut dilakukan Gubernur Maluku didampingi Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Maluku untuk melihat secara langsung kondisi rumah warga yang membutuhkan perhatian pemerintah.
Dalam video tersebut, Hendrik menyebut masih terdapat sejumlah rumah di kawasan Mangga Dua yang kondisinya tidak layak untuk dihuni.

“Ada beberapa rumah di kawasan ini yang memang tidak layak untuk dihuni, dan saya percaya rumah tidak layak huni ada banyak sekali di Maluku,” kata Hendrik.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat atas dukungan program perumahan yang diberikan kepada masyarakat Maluku.
Menurutnya, pada 2025 Maluku mendapatkan bantuan dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) sebanyak 81 unit.

“Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya sebanyak 81 unit, dan pemerintah provinsi sendiri tahun 2025 melaksanakan program Mangurebe Maju, Bikin Bae Rumah sebanyak 204 unit dan semuanya sudah selesai,” ujarnya.
Hendrik menambahkan, program perbaikan rumah tersebut tidak hanya dilaksanakan di satu wilayah, tetapi tersebar di 11 kabupaten/kota di Maluku.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas hunian masyarakat sekaligus mengurangi jumlah rumah tidak layak huni di Maluku.***








Komentar