MALUKU TENGGARA, BABETO.ID – Kabupaten Maluku Tenggara memiliki potensi besar di sektor perkebunan kelapa dan budidaya rumput laut. Bahkan, daerah ini disebut sebagai salah satu sentra terbesar di Maluku untuk kedua komoditas tersebut.
Hal itu disampaikan Bupati Maluku Tenggara, Muhamad Tahir Hanubun, saat memaparkan potensi daerahnya pada Senin (20/7/2026).
“Rumput laut itu saya punya 8.000 hektare, sementara yang baru kami kelola sekitar 2,5 persen saja,” kata Tahir Hanubun.
Menurutnya, luasnya potensi lahan budidaya rumput laut tersebut menunjukkan peluang investasi yang masih sangat besar untuk dikembangkan.
Tahir menjelaskan, hingga saat ini pemanfaatan lahan budidaya rumput laut di Maluku Tenggara masih jauh dari maksimal. Karena itu, pemerintah daerah terus membuka peluang bagi para investor untuk masuk dan mengembangkan industri rumput laut di wilayah tersebut.
Ia berharap kehadiran investor tidak hanya meningkatkan produksi rumput laut, tetapi juga mampu mendorong tumbuhnya industri pengolahan, menciptakan lapangan kerja baru, serta meningkatkan pendapatan masyarakat pesisir.
Selain dikenal sebagai salah satu daerah penghasil rumput laut terbesar di Maluku, Maluku Tenggara juga memiliki potensi perkebunan kelapa yang sangat luas dan menjadi komoditas unggulan daerah.
Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara pun berkomitmen untuk terus mendorong pengembangan sektor kelautan dan perkebunan sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah melalui kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk investor nasional maupun internasional.***








Komentar