AMBON, BABETO.ID – Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena mengajak masyarakat memanfaatkan pekarangan rumah dengan menanam tanaman pangan guna memperkuat ketahanan pangan dan menekan laju inflasi.
Hal tersebut disampaikan saat membuka Sidang ke-50 Gereja Protestan Maluku (GPM) Klasis Kota Ambon, pada Minggu (8/3/2026) di Gereja Joseph Kam, Belakang Soya.
Menurut Wattimena, jika setiap keluarga menanam minimal 10 polybag tanaman pangan di pekarangan rumah, maka langkah tersebut dapat membantu menjaga stabilitas pangan di Kota Ambon.
“Jika setiap keluarga menanam minimal 10 polybag tanaman pangan, maka hal tersebut dapat membantu memperkuat ketahanan pangan sekaligus menekan laju inflasi,” ujarnya.
Selain itu, ia juga mengajak seluruh masyarakat menjaga stabilitas ekonomi serta kerukunan sosial di Kota Ambon. Ia menegaskan konflik yang terjadi di berbagai belahan dunia tidak boleh mempengaruhi kehidupan masyarakat di daerah.
“Kita harus menjaga kedamaian dan tidak membawa konflik luar ke dalam kehidupan masyarakat di Kota Ambon,” tegasnya.
Wattimena berharap Sidang Klasis ke-50 GPM Kota Ambon dapat menghasilkan keputusan yang mendukung pembangunan masyarakat, khususnya dalam memperkuat ketahanan keluarga dan pembinaan generasi muda.
Ia juga mengingatkan pentingnya peran keluarga dalam mengawasi anak-anak agar tidak berkeliaran hingga larut malam tanpa pengawasan orang tua.
Sementara itu, Ketua Klasis GPM Kota Ambon, Pdt. Rinto Muskitta, menyoroti sejumlah persoalan sosial di tengah masyarakat, seperti perceraian, perselingkuhan, kekerasan dalam rumah tangga, maraknya pinjaman online, judi online, serta krisis pembinaan karakter anak.
Ia menegaskan berbagai persoalan tersebut menjadi realitas yang harus dihadapi bersama dan membutuhkan peran gereja dalam memberikan pendampingan bagi umat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten III Provinsi Maluku Dominggus N. Kaya mewakili Gubernur Maluku, Anggota DPR RI Novita Anakotta, Ketua DPRD Kota Ambon Morits Tamaela, serta jajaran OPD Kota Ambon dan undangan lainnya.***








Komentar