AMBON, BABETO.ID – Keberhasilan pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Maluku dinilai sangat bergantung pada tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang diterima.
Hal tersebut disampaikan Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Maluku , dr Saleh, dalam kegiatan Forum Group Discussion (FGD) yang membahas tantangan dan keberlanjutan JKN di daerah tersebut.
Menurutnya, profesionalisme tenaga medis serta komitmen dalam meningkatkan mutu layanan merupakan faktor utama untuk menjaga keberlangsungan program jaminan kesehatan nasional.
FGD ini melibatkan sejumlah pemangku kepentingan, di antaranya Wakil Ketua IV DPRD Maluku Azis Sangkala, Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon, perwakilan BPJS Kesehatan Cabang Ambon, serta jajaran pengurus IDI Maluku.
Diskusi berlangsung secara aktif dan terbuka dengan Muhammad Fahrul Kaisuku sebagai moderator, serta diikuti oleh berbagai unsur organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan.
Menutup kegiatan tersebut, dr. Saleh menegaskan komitmen IDI Maluku untuk terus memperkuat kolaborasi lintas sektor.
Ia menekankan bahwa JKN harus dijaga tidak hanya dari sisi kebijakan dan pembiayaan, tetapi juga kualitas layanan agar dapat dirasakan secara adil oleh seluruh lapisan masyarakat.
Ia menambahkan, tujuan utama dari upaya tersebut adalah memastikan seluruh masyarakat Maluku memperoleh layanan kesehatan yang aman, bermutu, dan dapat diakses secara merata.








Komentar