NAMLEA, BABETO.ID – Pedang Asongan di Pelabukan Namlea protes dan diduga mengusir Pedagang dari Pulau Ambon.
Dilansir BABETO.ID pada Kamis (25/12/2025), dari postingan akun tiktok @barang.kanapa22, dengan tulisan “Pelabuhan Namlea”.
Postingan vidio tersebut mendapat berbagai macam hujatan seperti salah satu dari akun tiktok @iky Refra, yang meminta untuk menandai wajah ibu tersebut.
“Tandai antua jang inja ambon par bajual !!,” tulis akun tiktok @iky Refra.
Sementara itu ibu yang protes itu mengunakan baju daster berwarna putih dengan mengunakan tas kecil samping berwarna hitam.
Ia mengatakan bahwa jangan berjualan asal berjualan saja, karna ada aturan yang diatur.
“Disini akang baju asongan ada, jang bajual asal bajual saja, disini KTP samua lengkap, kalau bajual tanya, yang didara ini bayar, katong jua bayar,” kata ibu tersebut.
Sementara itu, bapa yang penjual di dalam pepabukan itu menjawab bahwa kalau perlu bayar, bapa tersebut juga ingin untuk membayar sehinga jualannya tidak digangu.
Sedangkan ibu yang protes itu bilang tidak bisa karna dirinya sudah bertahun-tahun berjualan di pelabuhan Namlea.
“Pedagang Ambon saja katong kasih keluar, katong bilang pigi-pigi bajual dalam air masing (air laut),” ujarnya.
Ibu itu mengatakan kalau dirinya dan kawan-kawan yang jualan di pelabuhan Namlea tidak pernah berjualan di Pulau Ambon.
“Katong tarpernah pigi bajual di kamong gunung tanah di Ambon. La kamong seenaknya datang bajual di orang pung gunung tanah,” ucapnya.***








Komentar