oleh

Panen Raya Cabai Youth Creative Hub, Langkah Awal Lawan Inflasi

-Pertanian-155 Dilihat

AMBON, BABETO.ID,- Kepala Dinas Pertanian Provinsi Maluku, Ilham Tauda mewakili Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa melakukan Panen Raya Cabai Maluku Youth Creative Hub bertempat di Telaga Kodok, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) pada Kamis (16/10/20205).

Dalam sambutan Gubernur Hendrik yang dibacakan Tauda, memberikan apresiasi kepada Maluku Youth Creative Hub dan tim yang telah menginisiasi kegiatan Panen Raya Cabai dalam rangka mendukung pembangunan ekonomi masyarakat berbasis sumberdaya lokal.

Doc. Panen Raya Cabai di Telaga Kodok

“Pangan merupakan kebutuhan dasar manusia yang terus meningkat seiring  bertambahnya jumlah penduduk, sehingga upaya peningkatan produksi pangan perlu menjadi perhatian,” kata Gubernur Hendrik.

Gubernur sangat memberikan apresiasi kepada Maluku Youth Creative Hub karena telah berhasil mengelola  lahan pertanian dengan baik dan telah menunjukan kontribusi nyata dalam pemberdayaan masyarakat desa melalui Inovasi dan kreativitas generasi Muda.

Perlu diketahui, sektor tanaman pangan, khususnya tanaman cabai merupakan komoditas yang penting dalam membangun pertumbuhan ekonomi, jadi perlu dikembangkan secara baik mulai dari bibit yang unggul hingga kualitas pupuk.

“Jadi panen raya ini merupakan bentuk nyata dari sinergitas antara Pemerintah Daerah, Komunitas, dan generasi muda kreatif dalam mengembangkan potensi pertanian di Provinsi Maluku”, ujar gubernur.

Kemandirian Pangan Lawan Inflasi merupakan semangat bersama untuk mewujudkan kemandirian pangan yanh merupakan strategis jangka panjang untuk melawan Inflasi dengan meningkatkan produk pangan lokal, agaf pasokan stabil dan harga terjangkau.

“Karena hanya dengan dengan kemandirian panganlah, ketergantungan  kita pada produk pangan dari luar daerah berkurang, sehingga gejolak harga komoditas pangan dalam daerah bisa dikendalikan dan inflasi dapat ditekan secara efektif”, tutur gubernur.

Maluku Youth Creative Hub tidak hanya menanam cabai, tetapi menanamkan semangat kemandirian dan jiwa kewirausahaan pada para pemuda.

Pemerintah Provinsi Maluku akan selalu mendukung setiap inovasi yang ditunjukkan oleh generasi muda Maluku, sebagai langkah progresif menuju kemandirian pangan, sekaligus membuka mata dunia bahwa potensi pertanian di Maluku sangat besar dan menunggu di garap oleh anak-anak muda Maluku.

“Panen raya ini, menjadi momentum penting kepada dunia, bahwa bertani adalah pekerjaan mulia dan mengguntungkan dan juga menjadi ajang ptomosi bagi produk pertanian lokal, agar Maluku dikenal luas,” tutup gubernur.

Sementara itu yang hadir panen raya tersebut yakni Ketua TP-PKK Provinsi Maluku Maya Baby Lewerissa, Kabinda Provinsi Maluku, Bupati Maluku Tengah  yang diwakili Staf Ahli Bidang Administrasi, Raja Hitu Lama, Perwakilan BI, Perwakilan Bank Rakyat Indonesia, Raja Hitu Messing diwakili oleh Sekretaris Negeri, Kapolsek Leihitu, dan tamu undangan lainnya.***

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *